Selasa, 21 Mei 2019

Makalah Teknologi Pendidikan kelompok 12


GOOGLE CLASSROOM, WORDPRESS DAN YOU TUBE SEBAGAI SUMBER BELAJAR
MAKALAH
Makalah ini disusun guna memenuhi tugas:

MATA KULIAH : TEKNOLOGI PENDIDIKAN
DOSEN PENGAMPU    :  TURNO, M.Pd.I





Disusun oleh :
KELOMPOK 12

1.      Eka Puji Astutik                ( 2117373 )
2.      Ismi Latifah                       ( 2117339 )
3.      Widia pancawati               ( 2117218)





Kelas    : L


  
JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
FAKULTAS TARBIYAH DAN ILMU KEGURUAN
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) PEKALONGAN
2019






BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
 Pada era teknologi yang berkembang saat ini, website mulai dikenal sebagai halaman yang menyediakan informasi melalui jalur internet sehingga dapat diakses di berbagai belahan dunia selama terkoneksi dengan jaringan internet. Website merupakan salah satu cara menampilkan informasi mengenai perusahaan yang dapat dikunjungi tanpa batas ruang dan waktu. Maka dengan adanya website sekarang ini akan menjadi strategi pemasaran yang baik dalam bidang bisnis.
WordPress (WP) adalah CMS dengan lisensi Open Source yang banyak dipakai orang sebagai platform untuk nge-blog. Saat ini, jumlah pengguna WordPress telah menembus jutaan blog di seluruh dunia. Dengan WordPress, kita bisa memiliki layanan blog dengan nama domain sendiri dan di server sendiri. Jadi, kita punya kontrol penuh atas blog kita, baik dari segi desain maupun content. WordPress sangat mudah dikelola, tampilannya menggunakan template dikombinasikan dengan plugin yang membuatnya menjadi sangat powerfull. Saat ini telah ada ratusan themes+plugins yang bisa di download secara gratis di situs official WordPress.org.
Google classroom adalah aplikasi yang dibuat oleh google yang bertujuan untuk membantu dosen dan mahasiswa apabila kedua hal tersebut berhalangan, mengorganisasi kelas serta berkomunikasi dengan mahasiswa tanpa harus terikat dengan jadwal kuliah di kelas. Selain gogogle calassroom dan wordpress juga you tube tidak kalah pentingnya.

B.     RUMUSAN MASALAH
1.      Apa Pengertian WordPress, Google Classroom dan You tube?
2.      Bagaimana manfaat WordPress, Google Classroom dan You tube ?
3.      Bagaimana  Cara Mengakses Wordpress dan Google Classroom dan You tube?
C.     KEGUNANA MAKALAH
1.      Untuk  Mengetahui Apa Pengertian WordPress ,Google Classroom dan You tube?
2.      Untuk Mengetahui Bagaimana Manfaat WordPress, Google Classroom dan You tube ?
3.      Untuk Mengetahui Bagaimana  Cara Mengakses Wordpress,Google Classroom dan You tube?










BAB II
PEMBAHASAN
1.      PENGERTIAN WORDPRESS DAN GOOGLE CLASSROOM
a.       Wordpress
Sebelum membahas wordpress maka kita harus mengenal blog. Blog adalah kependekan dari Weblog, istilah yang pertama kali digunakan oleh Jorn Barger pada bulan Desember 1997. Jorn Barger menggunakan istilah Weblog untuk menyebut kelompok website pribadi yang selalu diupdate secara kontinyu dan berisi link-link ke website lain yang mereka anggap menarik disertai dengan komentar-komentar mereka sendiri. Melalui blog kepribadian seseorang menjadi mudah dikenali karena blog bersifat personal. [1]
Perkembangan Blog yaitu ketika pada saat ini masyarakat banyak menggunakan blog sebagai hal untuk mengemukakan segala sesuatu yang dirasakan atau mengemukakan sesuatu untuk dilihat oleh umum. Banyaknya pengguna blog menunjukkan bahwa komunitas blogger di dunia maya memberi kontribusi kepada kehidupan sosial di dunia nyata.
Kehadiran blog di belahan dunia barat, direspon cukup cepat oleh pengguna internet di Indonesia. Oleh karena itu, terkait penggunaan blog maka ada hubunganya dengan Wordpress. Wordpress adalah sebuah aplikasi sumber terbuka yang sangat populer digunakan sebagai mesin blog yang merupakan sistem menejemen konten ( CMS ) yang paling banyak digunakan didunia . secara umum sistem ini merupakan sebuah aplikasi web yang memudahkan pemilik, editor, dan autor untuk mengelola website dan menerbitkan konten tanpa harus menguasai istilah teknis dan bahasa pemprograman terlebih dahulu.
b.      Google ClassRoom
Google classroom adalah aplikasi yang dibuat oleh google yang bertujuan untuk membantu dosen dan mahasiswa apabila kedua hal tersebut berhalangan, mengorganisasi kelas serta berkomunikasi dengan mahasiswa tanpa harus terikat dengan jadwal kuliah di kelas. Disamping itu dosen dapat memberikan tugas dan langsung memberikan nilai kepada mahasiswa. Biasanya dosen atau guru dapat menggunakan metode e-learning dan blended learning.
Blended Learning  adalah metode pembelajaran yang mengabungkan antara metode konvensional / tatap muka dikampus dengan pembelajaran online. Blended learning berbeda dengan metode e-learning, bedanya adalah kalau blended gabungan metode pembelajaran konvensional dan online kalau e-learning adalah kuliah yang dilaksanakan secara online. [2]
c.     You tube
You yube  adalah sebuah situs web berbagai vidio. Situs tersebut memungkinkan pengguna mengunggah, menonton dan berbagi vidio. YouTube.com yang didukung oleh 3 (tiga) karyawan perusahaan finance online PayPal di Amerika Serikat. Mereka adalah Chad Hurley, Steve Chen, And Jawed Karim. Nama YouTube sendiri terinspirasi dari nama sebuah kedai pizza dan restoran Jepang di San Mateo, California.[3]
2.    Manfaat Wordpress dan Google Classroom
a.    Wordpress
Salah satu fungsi Blog adalah sebagai sarana untuk mengekspresikan pendapat, berbagi cerita dengan orang lain diseluruh penjuru dunia, bisa juga sebagai tempat atau sarana untuk mencari uang, dan masih banyak fungsi lainnya. Fungsi Blog yang paling bermanfaat adalah dengan membuat blog kita mempunyai kesempatan untuk menghasilkan uang melalui blog kita.
b.    Google Classroom
 Pada era teknologi yang berkembang saat ini, website mulai dikenal sebagai halaman yang menyediakan informasi melalui jalur internet sehingga dapat diakses di berbagai belahan dunia selama terkoneksi dengan jaringan internet. Website merupakan salah satu cara menampilkan informasi mengenai perusahaan yang dapat dikunjungi tanpa batas ruang dan waktu. Maka dengan adanya website sekarang ini akan menjadi strategi pembelajaran yang baik dalam bidang pendidikan. Diantaranya dapat memanfaatkan google classrom
Ada banyak sekali manfaat  menggunakan fasilitas google classroom, antara lain:
1.  Digitalilasi makalah, jadi tidak perlu meminta mahasiswa untuk cetak makalah, itu artinya lebih ekonomis.
2.  Arsip makalah berbentuk file dan tidak terhapus dari elearning, kecuali memang sengaja di hapus, sehingga tidak khawatir kehilangan makalah mahasiswa yg dapat berakibat nilai tugas mahasiswa berkurang.
3.  Dosen dapat upload materi perkuliahan di kelas virtual, bisa berbagaibentu materi, baik file maupun video dan bahkan yutub.
4.  Diskusi kelas masih bisa berlanjut full 24 jam nonstop (asal kuat yg mau diskusi)
5.  Fasilitas ini bisa diakses melalui HP maupun laptop
c. You Tube
seperti juga wordpress dan google classroom maka you tube juga memiliki beberapa manfaat :
1.      Memberi layanan gratis untuk beberapa vidio
2.      Mengunduh beberapa vidio tertentu
3.      Mengakses dan berbagi informasi seputar hal-hal teknis
4.      Mengakses vidio streaming
5.      Mengenalkan dan memasarkan beberapa produk
6.      Mengakses vidio informatif
7.      Mendukung industri hiburan
8.      Menguatkan branding lembaga/ institusi
9.      Mengetahui respon dan komentar khalayak
10.  Memfasilitasi pengguna menguasai skill dasar membuat vidio[4]

3.    Cara mengakses wordpress , google classroom dan you tube
a.    Langkah membuat blog diwordpress
1. Silakan kunjungi link berikut ini http://wordpress.com:
2. Klik tombol orange bertuliskan “sign up now”.
3. Kemudian masukan username, password, confirm password, dan email anda.
4. Jangan lupa untuk memberi tanda ceklis pada Legal Flotsam dilanjutkan dengan menekan tombol “next”.
5. Masukan nama dan title blog anda kemudian tekan tombol “sign up”.
6. Untuk menyelesaikan pembuatan blog wordpress anda sekarang silakan periksa email anda dan klik link tautan konfirmasi dari wordpress.com.
7.  Isi profil anda dan selesai anda baru saja membuat blog dari wordpress
b. Cara Mendapatkan Akun Dan Login di Classroom
1. Untuk menggunakan fasilitas elearning al-qolam, baik dosen maupun mahasiswa, diwajibkan menggunakan email @alqolam.ac.id.
2. Email ini di gunakan untuk login di web elearning.alqolam.ac.id atau langsung di web classroom.google.com
3. Langkah pertama ini kita akan coba menggunakan laptop untuk login di fasilitas elearning
4. saat pertama kali login dengan emailanda@alqolam.ac.id, kita akan dimintai konfirmasi pemakaian email

Catatan :
1.       Dosen bisa mendapatkan @alqolam.ac.id, dengan menghubungi bagian infokom


Tampilan depan E-Learning IAI Al-Qolam
                   Setelah berhasil login,anda masih harus mendapat persetujuan dari admin untuk menjadi pengajar sehingga bisa membuat kelas online. Setelah mendapatkan persetujuan, maka anda sudah bisa membuat kelas sendiri, dan mengisinya. Untuk lebih jelasnya, silahkan ikuti panduan pada pembahasan berikutnya.

Cara Membuat Kelas
Sebelum membuat kelas, sebaiknya anda persiapkan terlebih dahulu RPS dan bahan ajar yang dibutuhkan.  Bahan ajar yang dimaksud adalah konten materi yang nantinya dijalankan pada proses pembelajaran berbasis E-learning ini.  Bahan ajar, dapat berupa file-file, dokumen, dan atau berupa video [akan di upload, atau diambil dari youtube]  Adapun langkah-langkah membuat kelas, sebagai berikut :
1. Tekan tanda + dibagian atas kanan
2. Pilih “Buat Kelas”
3. Akan muncul halaman Pop-up, Isi keterangan kelas. Bisa gunakan seperti contoh berikut ini
4.  Klik Buat, selesai

Dengan demikian, anda telah memiliki satu kelas, dengan penjelasan, Jurusan AS/ Hukum Keluarga smester VI, Mata Kuliah Teknik hisab Rukyah, dan Nomor MK 1233445
Untuk mengedit kelas, anda bisa gunakan klik terlebih dahulu bagian “home” berada di sidebar sebelah kiri, lalu klik tanda titik tiga dibagian kenan sebelah atas, dan pilih edit. Perhatikan gambar berikut:
PANDUAN MENGGUNAKAN CLASSROM
Masuk Untuk Pertama Kalinya
1.    Buka aplikasi perambahan website (browser) di komputer PC atau laptop Anda. Masuk ke laman http://www.classroom.hsks.sch.id.
2.    Klik tombol “Buka Kelas”untuk masuk ke laman login Akun Google.

3. Apabila Anda sebelumnya sudah login menggunakan akun Google atau Gmail milik Anda, Anda tidak dapat melanjutkan proses ini. Hal ini dikarenakan akun Anda tidak terdaftar sebagai pengguna Classroom di Homeschooling Kak Seto, hal ini akan membuat Anda tidak dapat bergabung dengan kelas (join class). Untuk melanjutkan, klik profil picture account Google Anda, kemudian klik tombol “add another account” atau “tambahkan akun”.

(lewati tahapan ini, jika Anda tidak melakukan login menggunakan akun Google sebelumnya

3.    Login menggunakan Email Classroom berupa nama depan berikut tanggal dan bulan lahir dengan domain [at] classroom.hsks.sch.id sebagai nama pengguna dan kata sandi berupa tanggal lahir, masing-masing dengan format Tahun-Bulan-Tanggal (YYYY-MM-DD).

4.    Selanjutnya Anda akan diarahkan ke laman konfirmasi mengenai persetujuan syarat dan ketentuan layanan Google. Klik tombol “Terima” untuk melanjutkan


5.    Selanjutnya Anda akan diarahkan ke laman konfirmasi mengenai persetujuan syarat dan ketentuan layanan Google. Klik tombol “Terima” untuk melanjutkan


6.    Untuk menghindari penyalahgunaan oleh orang yang tidak berhak, Anda akan segera diminta mengganti kata sandi (password) sementara dengan kata sandi (password) baru. Masukan kata sandi baru (password) untuk menyelesaikan proses masuk. Gunakan kata sandi (password) yang aman dan mudah diingat

7.    Klik tombol “Lanjutkan” untuk memulai menggunakan Classroom

8.    Untuk selanjutnya Anda akan diminta memilih peran apakah sebagai seorang siswa atau pengajar. Apabila anda berperan sebagai siswa, klik “saya sebagai siswa” dan untuk selanjutnya Anda akan diarahkan ke laman beranda kelas.
9.    Berikutnya, lakukan pendaftaran atau gabung kelas dengan cara mengklik tanda “+” (perhatikan tanda panah) dan klik “Gabung dengan kelas”, masukan kode kelas yang terdapat pada lembar jadwal tugas sesuai dengan kelas atau mata pelajaran yang akan Anda ikuti.

10. Bila berhasil Anda akan diarahkan pada laman dashboard kelas Anda. Untuk memasukan kode kelas lainnya, klik menu , pilih “kelas”, masukan kode kelas sesuai petunjuk yang telah dijelaskan sebelumnya (lihat no. 9). Lakukan cara yang sama untuk memasukan kode kelas lainnya
Lebih dekat dengan Classroom
Klik “judul kelas” untuk masuk ke laman dashboard kelas Anda.
c.       Cara membuat akun you tube
1.      Buka apalikasi akun you tube
2.      Tab ico akun yang bergambar orang
3.      Tap login
4.      Tab icon plus untuk menambahkan akun.
Membuet akun baru
1.    Buka aplikasi you tube
2.    Tap icon akun berbentuk orang di kanan atas
3.    Tap ganti akaun
4.    Tap tambah akaun +[6]







BAB III
PENUTUP
A.  SIMPULAN
Dewasa ini penggunaan internetmenjadi suatu kebutuhan tidak terkecuali dalam pendidikan. Dalam rangka mempermudah jangkauan bagi yang tidak dapat langsung bertemu maka you tube memiliki cara untuk mempermudah pembelajaran diantaranya dengan menggunakan wordpress, google cassroom maupun you tube.
Dalam rangka mempermudah hal tersebut, wordpress, google classroom dan you tube memiliki beberapa manfaat yang sangat signifikan. Diantaranya dapat tetap belajar walaupun jarak jauh. Belajar jadi lebih menyenangkan dengan adanya vidio dan konten-konten yang menarik.
Cara mengakses wordpress, google classoom dan you tube sangat mudah. Ketika ada jaringan internet maka akan lancar pula dalammengaksesnya. Karena manfaatnya tersebut dan didukung pula dengan kesibukan yang lain maka rekomendasi belajar dengan menggunakan ketiga jalur tersebut sangat marak dewasa ini.












DAFTAR PUSTAKA.
Huda , Muhammad Hasbulloh dan Abdurrohim .2018-2019.  panduan penggunanan Classroom untuk Dosen . Malang : Infokom.
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, Vol. 1, No. 2, Oktober 2017
Dewangga Anjarkusuma P.1 dan Bambang Soepeno” Penggunaan Aplikasi CMS Wordpress Untuk Merancang Website Sebagai Media Promosi pada Maroon Wedding Malang”  Vol. 2, No. 1, July 2014.
 Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni “YOUTUBE, CITRA MEDIA INFORMASI INTERAKTIF ATAU MEDIA PENYAMPAIAN ASPIRASI PRIBADI” Vol. 1, No. 2, Oktober 2017.


[1] Dewangga Anjarkusuma P.1 dan Bambang Soepeno” Penggunaan Aplikasi CMS Wordpress Untuk Merancang Website Sebagai Media Promosi pada Maroon Wedding Malang”  Vol. 2, No. 1, July 2014, 63-69
[2] Muhammad Hasbulloh Huda dan Abdurrohim,  panduan penggunanan Classroom untuk Dosen,( Malang : Infokom, 2018-2019 )hlm. 3

[3] Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, Vol. 1, No. 2, Oktober 2017: hlm 406
[4] Jurnal Muara Ilmu Sosial, Hlm 408
[5] Muhammad Hasbulloh Huda dan Abdurrohim, Op.Cit. Hlm 4-7
[6] Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni “YOUTUBE, CITRA MEDIA INFORMASI INTERAKTIF ATAU MEDIA PENYAMPAIAN ASPIRASI PRIBADI” Vol. 1, No. 2, Oktober 2017


Makalah Teknologi Pendidikan Kelompok 11


PEMBELAJARAN DARING DENGAN GOOGLE CLASSROOM
MAKALAH
Disusun Guna Memenuhi Tugas
Mata Kuliah : Teknologi Pendidikan
Dosen Pengampu : Turno, M.Pd

 






Disusun oleh:
1.    Idlaliyah Faiqoh                    (2117337)
2.    Amalia Rizki Islami               (2117372)
3.    Rizqi Amaliah                       (2117214)

Kelas L
JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
FAKULTAS TARBIYAH DAN ILMU KEGURUAN
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI PEKALONGAN
2019

BAB I
PENDAHULUAN

A.  Latar Belakang Masalah
Teknologi informasi semakin berkembang pesat serta semakin merambah hampir disetiap sendi-sendi kehidupan masyarakat. Berbagai bidang mulai terlibat dalam inkubator teknologi seperti bisnis, industri, pertanian, kesehatan, dan tanpa terkecuali pendidikan. Dalam bidang pendidikan, teknologi informasi telah dimanfaatkan untuk menunjang  layanan administrasi,prosespembelajaran,  pendaftaran  ulang,  perpustakaan, akses nilai,  pencarian  referensi  secara  cepat dan mudah, proses penelitian, pembayaran  SPP, bahkan untuk seleksi penerimaan mahasiswa baru.
Dalam makalah  ini, penulis akan membahas mengenai pemahaman tentang pembelajaran menggunakan daring dengan Google Clssroom.
B.  Rumusan Masalah
Adapun rumusan-rumusan masalah dalam makalah ini adalah :
1.      Bagaimana pembelajaran menggunakan sistem daring ?
2.      Apa saja dasar pelaksana daring ?
3.      Bagaimana pembelajaran dengan Google Classroom ?
4.      Bagaimana paduan menggunakan Google Classroom ?







BAB II
PEMBAHASAN

A.  Pembelajaran Dalam Jaringan (Daring)
Pembelajaran Daring merupakan program penyelenggaraan kelas pembelajaran dalam jaringan untuk menjangkau kelompok target yang masif dan luas. Melalui jaringan, pembelajaran dapat diselenggarakan secara masif dengan peserta yang tidak terbatas. Pembelajaran Daring dapat saja diselenggarakan dan diikuti secara gratis maupun berbayar.[1]
  1. Tujuan Pembelajaran Dalam Jaringan (Daring)
Pembelajaran Daring bertujuan memberikan layanan pembelajaran bermutu secara dalam jaringan (daring) yang bersifat masif dan terbuka untuk menjangkau audiens yang lebih banyak dan lebih luas.
  1. Manfaat Pembelajaran Dalam Jaringan (Daring)
1.      Meningkatkan mutu pendidikan dan pelatihandengan memanfaatkan multimedia secara efektif dalam pembelajaran.
2.      Meningkat kan keterjangkauan pendidikan dan pelatihan yang bermutu melalui penyelenggaraan pembelajaran dalam jaringan.
3.      Menekan biaya penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan yang bermutu melalui pemanfaatan sumber daya bersama.
  1. Karakteristik Dalam Jaringan (Daring)
1.      Daring
Pembelajaran Daring adalah pembelajaran yang diselenggarakan melalui jejaring web.
2.      Masif
Pembelajaran Daring adalah pembelajaran dengan jumlah  partisipan tanpa batas yang diselenggarakan melalui jejaring web.
3.      Terbuka
Sistem Pembelajaran Daring bersifat terbuka dalam artian terbuka aksesnya bagi kalangan pendidikan, kalangan industri, kalangan usaha, dan khalayak masyarakat umum.
B.  Dasar Hukum Pelaksanaan
Untuk menjamin pelaksanaan dan keberlanjutan program pembelajaran, pendidikan dan pelatihan secara daring, pengembangannya harus mempertimbangkan peraturan dan undang-undang yang berlaku. Beberapa diantaranya yang terkait adalah sebagai berikut:
  1. Permendiknas Nomor  38 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Teknologi Informasi dan Komunikasi di Lingkungan Departemen Pendidikan Nasional;
  2. Peraturan Presiden Detiknas tentang Pemanfaatan TIK (KEPRES RI NOMOR 20 TAHUN 2006)
  3. Permendikbud Nomor 119 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Jarak Jauh pada Jenjang Pendidikan Dasar  dan Menengah. [2]
  4. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 109 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Jarak Jauh pada Pendidikan Tinggi;
  5. Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 44 Tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi;[3]
C.  Pembelajaran Google Classroom
Google Classroom atau ruang kelas Google adalah suatu serambi pembelajaran campuran untuk ruang lingkup pendidikan yang dapat memudahkan pengajar dalam membuat, membagikan, dan menggolongkan setiap penugasan tanpa kertas (paperless). Google Classroom menggunakan serangkaian alat produktivitas gratis yang meliputi Gmail, Drive, dan Dokumen, serta tersedia bagi pengguna Google Apps for Education Google Classroom dirancang untuk membantu pengajar membuat dan mengumpulkan tugas tanpa kertas, termasuk fitur yang menghemat waktu seperti kemampuan untuk membuat salinan Google Dokumen secara otomatis bagi setiap siswa.
Google Classroom juga dapat membuat folder Drive untuk setiap tugas dan setiap siswa, agar semuanya tetap teratur. Siswa dapat melacak setiap tugas yang hampir mendekati batas waktu pengumpulan di laman tugas, dan mulai mengerjakannya cukup dengan satu klik. Pengajar dapat melihat dengan cepat siapa saja yang belum menyelesaikan tugas, serta memberikan masukan dan nilai langsung di google classroom.[4]
Berdasarkan website resmi dari Google, Google Classroom ini memberikan beberapa manfaat seperti:
1.      Kelas dapat disiapkan dengan mudah; pengajar dapat menyiapkan kelas dan mengundang siswa serta asisten pengajar. Kemudian di dalam aliran kelas, mereka dapat berbagi informasi seperti tugas, pengumuman dan pertanyaan
2.      Menghemat waktu dan kertas; pengajar dapat membuat kelas, memberikan tugas, berkomunikasi dan melakuan pengelolaan, semuanya di satu tempat.
3.      Pengelolaan yang lebih baik; siswa dapat melihat tugas di halaman tugas, di aliran kelas maupun di kalender kelas. Semua materi otomatis tersimpan dalam folder Google Drive.
4.      Penyempurnaan komunikasi dan masukan; pengajar dapat membuat tugas, mengirim pengumuman dan memulai diskusi kelas secara langsung. Siswa dapat berbagi materi antara satu sama lain dan berinteraksi dalam aliran kelas melalui email. Pengajar juga dapat melihat dengan cepat siapa saja yang sudah dan belum menyelesaikan tugas, serta langsung memberikan nilai dan masukan real time.
5.      Dapat digunakan dengan aplikasi yang anda gunakan; kelas berfungsi dengan Google Document, Calender, Gmail, Drive dan Formulir.
6.      Aman dan terjangkau; kelas disediakan secara gratis. Kelas tidak berisi iklan dan tidak pernah menggunakan konten atau data siswa untuk tujuan iklan.[5]
D.    Panduan Penggunaan Google Classroom
Masuk untuk pertama kalinya
1.      Buka aplikasi penambahan website di komputer PC atau laptop, kemudian masuk ke laman http;//www.classroom.hsks.sch.id
2.      Klik tombol “Buka Kelas” untuk masuk ke laman login dengan akun google.
3.      Apabila sebelumnya sudah pernah login menggunakan akun google anda tidak dapat melanjutkan proses ini. Hal ini dikarenakan akun anda tidak terdaftar sebagai pengguna Classroom di Homeschooling Kak Seto, hal ini akan membuat tidak dapat terhubung dengan kelas (join kelas). Solusinya anda harus membuat akun google lagi.
4.      Setelah menggunakan akun google lagi kemudia memulai menggunakan classroom.
5.      Selanjutnya anda akan diminta memilih peran apakah sebgai seorang siswa atau pengajar.
6.      Lalu, lakukan pendaftaran atau gabung kelas dengan cara mengeklik tanda “+” dan klik gabung kelas, masukkan kode kelas yang terdapat pada lembar jadwal tugas sesuai dengan kelas atau mata pelajaran yang anda ikuti.
7.      Bila berhasil anda akan diarahkan pada laman dashboard kelas. Untuk memasukan kode kelas lainnya, klik menu     , pilih “kelas”, masukan kode kelas sesuai petunjuk yang telah dijelskan sebelumnya.
Mengerjakan tugas
Untuk memulai untuk mengerjakan tugas, klik tombol “buka” pada item judul tugas yang akan dikerjakan, kemudian pilih opsi alat yang tersedia pada classroom sesuai yang tertera pada tugas. [6]
 

















BAB III
PENUTUP

A.  Simpulan
Pembelajaran Daring merupakan program penyelenggaraan kelas pembelajaran dalam jaringan untuk menjangkau kelompok target yang masif dan luas. Melalui jaringan, pembelajaran dapat diselenggarakan secara masif dengan peserta yang tidak terbatas. Pembelajaran Daring dapat saja diselenggarakan dan diikuti secara gratis maupun berbayar.
Google Classroom atau ruang kelas Google adalah suatu serambi pembelajaran campuran untuk ruang lingkup pendidikan yang dapat memudahkan pengajar dalam membuat, membagikan, dan menggolongkan setiap penugasan tanpa kertas (paperless). Google Classroom menggunakan serangkaian alat produktivitas gratis yang meliputi Gmail, Drive, dan Dokumen, serta tersedia bagi pengguna Google Apps for Education Google Classroom dirancang untuk membantu pengajar membuat dan mengumpulkan tugas tanpa kertas, termasuk fitur yang menghemat waktu seperti kemampuan untuk membuat salinan Google Dokumen secara otomatis bagi setiap siswa.

B.  Saran
Dari beberapa penjelasan di atas pemakalah pasti tidak lepas dari kesalahan penulisan dan rangkaian kalimat. Dan kami sebagai penyusun makalah ini menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan seperti yang diharapkan para pembaca, khususnya pembimbing mata kuliah Teknologi Pendidikan.



DAFTAR PUSTAKA
Anggi Rahmat Ginanjar, “Panduan Menggunakan Classroom”.
Direktorat Pembelajaran Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementrian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi. 2017.  Panduan Hibah Penyelenggaraan Sistem Pembelajaran Daring (SPADA) Indonesia.
Siti Auliyana Mustaniroh. 2015.  Artikel : Penerapan Google Class Room sebagai Media Pembelajaran pada Pembelajaran Kimia di SMK N 2 Temanggung, Januari.
Wahyuni Eka Afrianti. 2018.  Penerapan Google Class Room dalam Pembelajaran Akuntansi, Universitas Islam Indonesia.
Yusuf Bilfaqih dan  M. Nur Qomarudin. 2015.  Esensi Pengembangan Pembelajaran Daring. Yogyakarta:CV Budi Utama.


[1] Yusuf Bilfaqih dan M. Nur Qomarudin, Esensi Pengembangan Pembelajaran Daring (Yogyakarta:CV Budi Utama, 2015), hlm. 1    
[2] Ibid, hlm. 4-6
[3] Direktorat Pembelajaran Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementrian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Panduan Hibah Penyelenggaraan Sistem Pembelajaran Daring (SPADA) Indonesia 2017
[4] Siti Auliyana Mustaniroh, Artikel : Penerapan Google Class Room sebagai Media Pembelajaran pada Pembelajaran Kimia di SMK N 2 Temanggung, Januari 2015, Salatiga.
[5] Wahyuni Eka Afrianti, Penerapan Google Class Room dalam Pembelajaran Akuntansi, Universitas Islam Indonesia, 2018. Hlm. 12
[6] Anggi Rahmat Ginanjar, “Panduan Menggunakan Classroom”, hlm. 1-7